Berita  

Jalan Tanpa Penerangan Jadi Sarang Kejahatan Malam Hari

Jalan Tanpa Cahaya: Ketika Kegelapan Jadi Sekutu Kriminal

Jalanan yang minim atau bahkan tanpa penerangan di malam hari bukan sekadar soal ketidaknyamanan visual. Lebih dari itu, kegelapan pekat yang menyelimutinya telah lama menjadi ‘sekutu’ tak terpisahkan bagi para pelaku kejahatan. Area-area ini, yang seharusnya menjadi jalur penghubung, justru bertransformasi menjadi sarang empuk bagi aksi kriminalitas.

Kegelapan memberikan perlindungan sempurna bagi mereka yang berniat jahat. Pelaku dapat bersembunyi, mengintai, dan melancarkan aksinya tanpa teridentifikasi dengan mudah. Bagi korban, visibilitas yang buruk menyulitkan mereka untuk mengenali wajah penyerang atau bahkan melihat bahaya yang mendekat.

Akibatnya, rasa aman masyarakat terkikis. Warga enggan melintas, aktivitas ekonomi terhambat, dan potensi tindak kriminal seperti perampokan, penjambretan, hingga kekerasan menjadi meningkat drastis. Bukan hanya kejahatan, kecelakaan lalu lintas juga sering terjadi karena pandangan terbatas.

Ini bukan hanya masalah keamanan, tetapi juga hak dasar masyarakat untuk merasa aman di lingkungan mereka. Pemasangan penerangan jalan yang memadai bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang terang benderang adalah kunci, demi memutus rantai kejahatan yang bersembunyi di balik kegelapan.

Exit mobile version